Sabtu, 11 November 2017

30 Penyakit dan Kelainan pada Sistem Reproduksi Manusia
Kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri seperti penyakit sipilis, gonore (kencing nanah), dan herpes genetalis. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi manusia juga disebut sebagai penyakit kelamin. Pada kondisi penyakit kelamin ditularkan melallui hubungan seksual. Penyakit ini bisa menyerang pria atau wanita.
  1. Hipogonadisme

    Hiogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan hormon, seperti hormon androgen dan testoterone. Gangguan ini menyebabkan infertilitas impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan bisa dilakukan dengan terapi hormon.
  1. Kriptorkidisme

    kriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau dua testis untuk turun dari rongga perut ke dalam skrotum pada waktu bayi. Hal tersebut dapat diberikan dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk pengobatan testosteron. Namun jika belum turun juga langkah selanjutnya harus dilakukan pembedahan.
  2. Uretritis

    Urtritis adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis adan sering buang air kecil. Organisme yang paling sering menyebabkan urtritis adalah chlamydia tracomathis, ureplasma urealyticum atau virus herpes.
  1. Prostatitis

    Prostatitis adalah peradangan prostat yang sering disertai dengan peradangan pada uretra.gejalanya merupakan pembengkakan yang dapat mengahambat uretra sehingga timbul rasa sakit saat buang air kecil. Penyebabnya bisa menjadi bakteri seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.
  1. Epididimitis

    Epididymitis adalah penyakit kelamin yang sedang terjadi. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri E.coli dan Clamydia.
  1. Orkitis

    Orkitis adalah penyakit kelamin yang merupakan peradanag pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis. Bila terjadi pada pria dewasa dapat menyababkan infertilitas.
  1. Anorkidisme

    Anoeidisme adalah kelainan alat reproduksi (kelamin) dimana testis hanya satu, atau bahkan tidak ada sama sekali.
  1. Prostat Hipertropik

    Hipertropik prostat adalah penyakit kelamin yang merupakan pembesaran kelenjar prostat yang biasa terjadi pada orang yang berusia lebih dari 50tahun. Penyebabnya belum jelas diketahui.
  1. Hernia Inguinalis

    Hernia inguinalis adalah penyakit kelamin yang benjolan atau penonjolan isi rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga yang tidak sesuai.
  1. Kanker Prostat

    Kanker prostat mirip dengan prostat hipertropik. Bahkan penyait ini banyak menimbulkan kematin pada pria usia lanjut. Sifilis dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain selama hubungan seks tanpa kondom, melalui transfusi darah yang terkontaminasi atau dari ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan. Menggunakan kondom dalam segala hubungan seksual
  1. Kanker testis

    Kanker tstis adalah penyakit kelamin yang merupakan pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar) yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyabakan benjolan di dalam skrotum (kantung zakar).
  1. Impotensi

    Impotensi merupakan kelainan alat reproduksi yang merupakan ketidakmampuan ereksi maupun mempertahankan ereksi penis pada hubungan kelamin yang normal
  1. Imfertilitas (kemandulan)

    Kamandulan merupakan kelainan pada organ produktif yan sa ketidakmampuan untuk menghasilkan ketururnan. Imfertilitas dapat disebabkan oleh pihak pria maupun wanita. Pada pria imfertilistas didefinisikan sebagai ketidakmampuan mengfertilisasi sel telur, hal ini dapat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut. 
    Sebuah. Gangguan spermatogenesis, misalnya testis terkena sinar radioaktif, terkena racun, infeksi, maupun 
    b. Gangguan hormon. 
    c. Tersumbatnya saluran sperma jumlah sperma yang disalurkan terlalu sedikit.
  2. Mikro Penis

    Mikro penis adalah kelainan pada alat bantu pria. Ukuran penis tidak seperti ukuran normal atau ukuran penis terlalu kecil. Hal ini dapat disebabkan karena faktor hormonal sejak seorang anak masih dikandung, salah satunya adalah hormon dan androgen pada dini dini
  3. Ejakulasi Dini

    Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah yang kerap menimpa pria. Dimana pria tidak mampu mengendalikan ejakulasi sehingga terjadi ejakulasi sedini mungkin sbelum waktunya tiba.
  4. Gangguan menstruasi

    Gangguan menstruasi pada wanita dibedakan menjadi dua jenis yaitu, amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer tidak sedang menstruasi sampai usia 17 tahun atau lebih dengan atau tanpa perkembangan seksual. Amnore sekunder tidak suka menstruasi sampai 3-6 bulan atau lebih pada orang yang sedang mengalami menstruasi menstruasi.
  5. Kanker Vagina

    Kanker vagina secara umum tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya, akan lebih banyak pada akhirnya terjadi karena iritasi yang disebabkan oleh virus. pengobatannya antara lain dengan kometerapi dan bedah laser.
  6. Kanker Serviks 

    kanker servik adalah keadaan dimana sel - sel abnormal tumbuh diseluruh lapisan epitel serviks. Penanganannya dilakukan dengan mengagnkat rahim, oviduk, ovarium, spertiga bagian atas vagina dan kelenjar limfe pinggul.
  7. HIV / AIDS

    HIV / AIDS adalah penyakit pada kekbalan tubuh yang ditularkan melaui hubungan seksual (kontak seksual). HIV / AIDS merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. 
    Cara yang utama agar virus bisa lewat ke dalam aliran darah adalah melalui luka terbuka di kulit, melalui dinding tipis di dalam dan di atas, melalui dinding tipis di dalam anus atau alat kelamin, melalui suntikan langsung ke. Penyebaran virus yang paling utama adalah dengan cara hubungan seks melalui vagina dan dubur tanpa pelindung. Seks lisan tanpa pelindung juga berisiko tinggi, tapi risikonya cukup kecil.
  8. Kanker Ovarium

    Kanker ovarium memiliki gejala yang tidak jelas. Dapat menyebabkan rasa sakit pada panggul, perubahan fungsi saluran pencernaan atau gangguan pendarahan vagina abnormal. latihan dpat dilakukan dengan pembedahan dan kemoterapi.
  9. Kanker Rahim

    Kanker rahim (rahim) atau yang sebenarnya adalah kanker jaringan endometrium adalah kanker yang sering terjadi di endometrium, tempat diamana janin tumbuh, sering terjadi pada wanita usia 60-70 tahun.
  10. Kanker Payudara

    kanker payudara itu tumor yang parah ganas. Kanker payudara banyak ada pada wanita yang telah monopause. Pengobatannya dengan cara operasi, sinar radioaktif dan obat-obatan.
  11. Fibroademona

    Fibroademona itu tumor yang mana jinak. Gejalanya benjolan kenyal pda payudara. Pengobatannya dengan operasi.
  12. Endometriosis

    Endometriosis adalah keadaan dimana jaringa endometrium ada di dalam rahim, yaitu dapat tumbuh disekiter ovarium, oviduk atau jauh di dalam rahim, misalnya diparu-paru. Gejala endometriosis sakit perut, pinggang terasa sakit dan nyeri pada menstruasi. Jika tdak berpengalaman, endometriosis bisa menyebabkan sulitnya hamil. Penanganannya dpat dilakukan dengan memberikan obat-obatan secara intensif, laproskopi, atau bedah laser.
  13. Inveksi Vagina

    Gejala infeksi vagina dan kapatal. Infeksi vagina menyerang wanita usia produktif. Penyebabnya antara lain dengan kelamin, trutama bila suami terkena infeksi, jamur atau bakteri.
  14. Kondiloma

    Kondiloma itu tumbuhnya benjolan keras berbungkul seperti bunga kol atau jengger ayam atau dikenal sebagai kutil kelamin. Kutil kelamin atau condyloma adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV), atau virus yang menyababkan keganasan pada jaringan. Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan seksual dengan HPp lainnya.Penyakit ini ditemukan disekitar alat kelamin bagian luar, di dalam liang vagina, disekitar anus, hingga mulut rahim ,. Jika sampai menginveksi mulut rahim, bisa menyebabkan kanker mulut rahim atau kanker serviks. Kutil kelami dapat diobati dengan obat oles, suntik, maupun operasi. Untuk tindakan operatif dapat dilakukan dengan menggunakan alat kotter (pemotong) oleh tenaga medis. Pengobatan dapt dilakuakan dengan obat topikal (obat oles).
  15. Bartolinitis

    Bartolinitis yaitu infeksi pada kelenjar bartolin. Bertolinitis dapat menimbulka pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Biasa, pembengkakan disertai dengan rasa sakit hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Juga bisa disertai demam, dengan pembengkukan pada kelamin yang memerah. Bartolinitis yang disebabkan oleh infeksi kuman pada kelenjar bartolin yang terletak di bagian daam vagina agak keluar. Penyakit ini disebabkan oleh Chlamyda dan Gonore. Bartolinitis dapat menyumbat mulut kelenjar tempat diproduksinya cairan pelumas vagina. Akibat penyumbatan ini, lama kelaman cair penuh kantong kelenjar jadi disebut kista (kantong berisi cairan). Untuk mengatasinya, pemberian antibiotik untuk mengurangi radang dan pembengkakan. Jika terus berlanjut,
  16. Vulvovaginatis

    Vulvovaginatis merupakan suatu peradangan pada vulva dan vagina yang sering menimbulkan gejala keputihan (tepung albus) yaitu keluarnya cairan putih / putih kehijauan dari vagina. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme misalnya Gardnerella vagimalis, Trichomonas vaginalis, Candida albicans , herpes virus, Candyloma accuminata.
  17. Keputihan

    Keputihan yang dimaksud gumpalan seperti endapan susu putih. Disebabkan karena infeksi jamur Candida albicans. Keputihan ini bisa muncul akibat karena ketidakseimbangan hormonal yang disebabkan oleh kegemukan, pasca mnstruasi, kehamilan, pemakaian alat kontrasepsi hormonal, penggunaan obat-obatan steroid, kondisi organ intim yang terlalu lembab, dan lainnya. juga bisa merupakan akibat dari gula darah yang terlalu tinnggi. Penanganan untuk keputihan cukup dengan menjaga kebersihan dan kelembaban organ intim wanita. Penggunaan sabun khusus pembersih vagina dan menjaga agar di bagian intim tak terlalu lembab bisa dilakukan. Namun jika memang tak tertahankan dan menimbulkan gatal yang amat sangat, bisa diberikan obat anti jamur misalnya triazol atau imidazol.
  18. Sifilis atau Raja Singa

    Sifilis atau raja singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri disebut Treponema pallidum. Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Penyakit, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Sifilis dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain selama hubungan seks tanpa kondom, melalui transfusi darah yang terkontaminasi atau dari ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar